[SKINCARE TALK] DOUBLE CLEANSING

Salah satu hal yang menurut saya sangat penting dari sekian banyak step pada skincare, adalah step cleansing termasuk di dalamnya double cleansing. Karena bisa dibilang, step cleansing adalah step awal yang menentukan keseluruhan rangkaian skincare yang kita gunakan apakah menyerap dan bekerja dengan maksimal atau kah tidak. Bayangin aja kalau ternyata selama ini kita “nemplokin” skincare di kulit wajah yang ternyata masih kotor? Ewh!

APA SIH CLEANSING DAN DOUBLE CLEANSING?

Menurut saya, cleansing adalah suatu kegiatan yang menggunakan zat maupun produk tertentu dengan tujuan untuk membuat wajah bersih, baik itu membersihkan dari kotoran, minyak, keringat, makeup, sunscreen, dan lain-lain.

Nah, double cleansing, adalah menggunakan dua jenis cleanser (biasa disebut first cleanser dan second cleanser) untuk membersihkan wajah -dari yang disebutkan di atas- setelah beraktifitas seharian, di sore atau malam hari sebelum tidur. Gampangnya, kalau kamu pakai makeup dan sunscreen seharian, yang harus dilakukan pertama kali dalam step double cleansing adalah harus membersihkan makeup dan sunscreen-nya terlebih dahulu. Dalam hal ini biasa disebut menggunakan first cleanser (menggunakan makeup remover, micellar water, atau oil/balm/gel/milk cleanser). Jangan lupa sebelumnya cuci tangan terlebih dahulu agar tidak terjadi yang namanya kotoran di tangan malah berpindah ke kulit wajah! Setelah selesai menggunakan first cleanser, lanjut ke tahap kedua yaitu second cleanser, untuk membersihkan keseluruhan wajah termasuk residu dari makeup dan sunscreen yang mungkin masih ada di kulit wajah.

P.s: micellar water bukan second cleanser. Micellar water tidak digunakan setelah second cleanser atau facewash. Kalau takut atau ngerasanya kurang bersih, bisa pakai tambahan pH balancing cleansing toner (cara pakainya menggunakan kapas) setelah menggunakan facewash.

P.s.s: please stop using face wipes if you are not in any emergency.

PERLU NGGAK DOUBLE CLEANSING DI PAGI HARI?

Jawabannya, enggak perlu. You have no makeup or SPF to remove. So, what’s the point of double cleanse (in the morning) anyway?

JADI KALAU PAGI PAKAI CLEANSER APA?

Terserah. Kalau ada waktu, bisa pakai clay/mud mask dulu, pakai pH balancing toner juga silakan, langsung pakai facewash juga oke. Nggak pakai cleanser apapun juga nggak masalah (ini metode yang aku pilih dan udah aku terapkan dari dulu. Jadi cuci muka pakai air biasa, terus langsung tap-tap first essence dan lain-lain).

REKOMENDASI FIRST CLEANSER, DONG?

Bebas aja kalau merek dan jenis, yang penting sebisa mungkin nggak ada fragrance, nggak ada irritating plant/oil extract, nggak ada sensasi cooling (pertanda ada kandungan mint yang potensi mengiritasi), serta senyamannya kulit dan dompet. Mau pakai micellar water, oil/milk/cream/balm cleanser, bebaaas~

REKOMENDASI SECOND CLEANSER, DONG?

Ini juga bebas, yang penting sebisa mungkin nggak ada fragrance, nggak ada irritating plant/oil extract, nggak ada sensasi cooling (pertanda ada kandungan mint yang potensi mengiritasi), serta senyamannya kulit dan dompet. Untuk second cleanser aku akan pakai contoh facial foam/facial wash (karena lebih umum digunakan sebagai second cleanser, sehingga bisa lebih relate). Yang ini agak tricky. Karena kita harus cari facial foam/facial wash yang:

  • Nggak bikin sensasi ketarik ataupun kesat. Kenapa? Karena itu salah satu pertanda surfaktannya terlalu keras sehingga menghilangkan keseluruhan minyak dari kulit wajah. Kulit yang baik adalah kulit yang seimbang antara minyak dan air. Kulit kita ternyata masih butuh minyak yang berfungsi sebagai pelembab alami. Membersihkan kulit secara berlebihan tentunya dapat menghilangkan sebum yang kita butuhkan dan potensi merusak lapisan terluar kulit (stratum corneum) yang dapat berujung pada dehidrasi, ujungnya kulit akan semakin memproduksi minyak berlebih dengan tujuan untuk melembabkan wajah kita itu tadi. Makanya, kita harus membersihkan kulit selembut mungkin agar bersih dari kotoran tapi tetap harus menjaga skin barrier yang kita punya. Paham, ya? Jadi cari lah cleanser yang menghilangkan minyak berlebih, bukan menghilangkan keseluruhan minyak dari kulit wajah.
  • Coba deh cek ingredients facial wash yang ada di rumah. Ada surfaktan jenis Sodium Lauryl Sulfate (SLS) nggak di list teratas? Kalau ada, sebaiknya dihindari ya. Karena besar potensinya untuk mengiritasi. Pilih lah surfaktan yang lebih lembut seperti Sodium Laureth Sulfate (SLES) ataupun Cocoamidopropyl Betaine.
  • Sebisa mungkin cari cleanser yang punya pH yang balance (pH 5-6) yang sesuai dengan pH alami kulit kita (sekitar pH 4,5-6,5). Nggak wajib, tapi disarankan. Untuk rekomendasi produk, coba googling “pH balanced cleanser” atau “low pH cleanser“.

Sebagai gambaran, sampai saat tulisan ini di-posting, produk yang saya pakai:

  • Nivea Double Effect Eye Makeup Remover (khusus area mata kalau lagi pakai eye makeup)
  • Hada Labo Cleansing Oil (first cleanser)
  • Hada Labo Gokujyun Facewash (second cleanser)
Processed with VSCO with g7 preset
Step Double (atau triple?) Cleansing

 

P.s: kalau misalnya kamu punya budget concern (yang aku rasa nggak mungkin kalau di realitanya masih bisa ngopi-ngopi cantik seminggu sekali setiap bulan), cuma pakai satu jenis cleanser aja nggak masalah kok, boleh banget. Just buy the best that you can afford when you can afford it. Yang penting, don’t forget to cleanse!

 

Tabik, Mutia.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s