[Review] Berbagai Pilihan Skincare dari Bhumi

Minggu-minggu ini saya sibuk merapikan rak skincare dalam menyambut hari baru (read: 2022). Karenanya saya baru sadar, ada sekitar lima produk skincare dari Bhumi yang pernah saya pakai sepanjang 2021. Bahkan tiga di antaranya menjadi favorit saya, lho!

Oh, sebelumnya, teman-teman tahu Bhumi kan? Pertama kali saya tahu Bhumi dari beauty youtuber, Tasya Farasya, yang saat itu menjadikan Bhumi Multi Targeted All Natural Adoring Face Oil sebagai face oil favoritnya.

Skincare dari Bhumi

G-Alpine Hydra Lock Moisturizer

Moisturizer dengan tekstur gel ringan, dikemas dengan tampilan jar unik berukuran 30ml. Jar berwarna silver disertai tulisan abu-abu membuat keseluruhan tampilannya rapi dan bersih. Saya suka sekali dengan packaging “bersih” seperti ini.

Bhumi G-Alpine Hydra Lock Moisturizer

Kandungan utama dari G-Alpine Hydra Lock Moisturizer ini adalah G-Alpine extracts yaitu tujuh ekstrak dari pegunungan Alpen (bunga mallow, primula veris, speedwell, lemon balm, peppermint leaf dan yarrow), centella asiatica, 4% niacinamide dan 1% hyaluronic acid. Dari kandungannya, sudah terlihat bahwa moisturizer ini adalah all benefit in one package. Centella asiatica yang membantu menenangkan kulit, hyaluronic acid yang menghidrasi serta niacinamide yang membantu mengontrol minyak sekaligus mencerahkan kulit.

Tekstur Bhumi G-Alpine Hydra Lock Moisturizer

Review G-Alpine Hydra Lock Moisturizer:

When it comes to dehydrated and flaky skin, this product is always be my first aid. G-Alpine Hydra Lock Moisturizer adalah moisturizer paling occlusive yang pernah saya punya. Feels-nya sedikit berat walaupun hanya dipakai sedikit, sehingga saya lebih suka menggunakan pelembab ini sebagai sleeping mask dibanding sebagai moisturizer. Moisturizer ini juga tidak mengandung fragrance sehingga aman untuk kulit yang sensitif dengan wewangian. Kalau teman-teman butuh occlusive moisturizer yang benar-benar “membungkus”, please give this G-Alpine Hydra Lock Moisturizer a try!

Resurface Mild Exfoliating Toner

Kemasan botol plastik dengan tutup fliptop ditambah sticker informasi produk yang gampang lepas, jujur saja toner ini dibanderol agak mahal dibanding exfoliating toner sejenis. Dengan harga 190 ribuan, saya berharap Resurface Mild Exfoliating Toner ini terkemas dengan cantik atau minimal datang dengan box yang rapi seperti G-Alpine Hydra Lock Moisturizer. Tutup fliptop-nya yang tidak tersegel (saat itu) juga membuat saya ragu tentang kualitas dari exfoliating toner ini.

Bhumi Resurface Mild Exfoliating Toner

Kandungan utamanya adalah 2% salicylic acid, 1% hyaluronic acid, ceramide dan rosehip oil. Seperti yang kita ketahui, salicylic acid dapat membantu mengeksfoliasi kulit wajah dengan cara mengangkat sel-sel kulit mati serta membersihkan pori-pori tersumbat yang sering menjadi penyebab jerawat dan komedo.

Review Resurface Mild Exfoliating Toner:

Hyaluronic acid di dalamnya adalah alasan kenapa Resurface Mild Exfoliating Toner ini rasanya seperti menggunakan hydrating toner. Eksfoliasinya yang ringan membuat kulit saya baik-baik saja, tidak perih dan juga kering, bahkan ketika menggunakan exfoliating toner ini setiap hari. Teksturnya watery seperti air dan berwarna bening. Namun selang beberapa minggu kemudian, sayangnya terjadi gumpalan pada formulasi Resurface Mild Exfoliating Toner yang saya punya. Saya pernah menanyakan hal ini ke costumer service Bhumi. Mereka tidak menjawab pertanyaan saya kenapa formulasinya menggumpal, namun mereka memastikan hal ini tidak mengurangi efektivitas dari exfoliating toner ini. Saya menduga formulasinya yang kurang stabil atau mungkin dalam proses pembuatannya, antar ingredients-nya tidak terjadi pencampuran secara sempurna. Semoga formula yang sekarang jauh lebih stabil sehingga tidak ditemukan lagi gumpalan di dalamnya.

Gumpalan pada Bhumi Resurface Mild Exfoliating Toner

HPR Retinol Serum

HPR Retinol Serum adalah serum retinol pertama yang saya punya. Waktu itu saya banyak membaca review dari teman-teman instagram tentang betapa ciamiknya HPR Retinol Serum ini. Kemasannya cantik, botol pump berukuran 30ml berwarna merah maroon membuat kesan skincare ini lebih cerah ceria dan berani. Ukurannya yang mini juga membuat serum retinol ini travelling friendly.

Bhumi HPR Retinol Serum

Serum anti aging ini mengandung 1% Hydroxypinacolone Retinoate (HPR) dan 1% Retinol yang berfungsi untuk meremajakan kulit, mencegah dan menyamarkan tanda-tanda penuaan dini seperti garis halus dan flek hitam, serta membantu mencerahkan noda akibat hiperpigmentasi. HPR Retinol Serum juga mengandung madu dan ferulic acid yang bertindak sebagai antioksidan untuk menangkal radikal bebas.

Review HPR Retinol Serum:

Teksturnya creamy berwarna kuning muda serta tidak mengandung fragrance. As a newbie dalam hal per-retinol-an, saya sempat khawatir kalau produk ini akan menimbulkan purging. Syukurnya, tidak. Saya gunakan serum retinol ini secara selang-seling alias every other day, tujuannya menjaga agar Bhumi HPR Retinol tidak membuat kulit saya kering.

Tekstur Bhumi HPR Retinol Serum

Dilihat dari hasilnya, HPR Retinol Serum ternyata membuat tekstur wajah saya halus. Hal lainnya yang saya notice adalah noda hitam di area pipi pun memudar. HPR Retinol Serum bisa jadi pilihan untuk teman-teman yang mau elevate your skincare game. Kandungan HPR (Hydroxypinacolone Retinoate) yang medium to strength, membuat cara kerjanya seperti tretinoin namun prosesnya “ringan” seperti retinol.

Satu yang saya tidak suka dari HPR Retinol Serum adalah produknya yang mudah sekali pilling jika digunakan dengan skincare lain. Untuk mengakalinya, di malam hari ketika jadwal menggunakan retinol, saya hanya gunakan HPR Retinol Serum ini tanpa dilayer dengan skincare jenis lain.

Overnight Body Serum

Overnight Body Serum adalah produk pertama Bhumi yang saya punya. Saya beli Overnight Body Serum ini persis pertengahan tahun 2020 lalu di bulan Juni, saat pertama kali Overnight Body Serum ini release. Duh, sampai hapal!

Bhumi Overnight Body Serum

Overnight Body Serum (OBS) berkonsep exfoliating (peeling) body butter, mengandung 10% AHA serta 5% enzim pepaya yang berfungsi membantu mengangkat sel kulit mati dan membantu mencerahkan tampilan kulit. OBS dikemas dengan packaging jar 200gr, lumayan bulky kalau mau dibawa travelling.

Teksturnya creamy berwarna kuning pekat dengan hint bau jamu yang saya duga berasal dari turmeric oil-nya. OBS yang saya punya adalah kemasan dan formula lama. Semenjak awal tahun 2021, OBS sudah reformulasi dan repackaging. Dari yang saya lihat melalui media sosial mereka, warna formulasi barunya ini adalah kuning muda (cream) serta bau turmeric oil-nya yang lebih subtle.

Tekstur Bhumi Overnight Body Serum

Review Overnight Body Serum:

Untuk hasil pemakaian OBS, saya bisa bilang OBS bersama body care lain yang saya gunakan, membantu dalam mencerahkan kulit saya. Kulit saya gampang sekali kusam sehingga produk-produk brightening seperti ini tidak boleh absen di dalam rutinitas perawatan kulit. OBS does its job well tapi sayang sekali saya suka nggak kuat dengan bau jamunya. Alhasil, OBS hanya mampu saya habiskan setengah jar.

Neroli & Papua Sandalwood Body Cream

Wah, Neroli & Papua Sandalwood Body Cream adalah salah satu body cream favorit saya! Wanginya enaaaaaak banget, wangi mewah yang tahan lama. Lembabnya juga oke seharian, cocok buat teman-teman yang selalu berada di ruangan ber-ac.

Bhumi Neroli & Papua Sandalwood Body Cream

Kandungan utama Neroli & Papua Sandalwood Body Cream adalah grapeseed oil, neroli oil, nutmeg oil, olive oil, papua sandalwood oil dan rosemary oil. Ingredients-nya penuh dengan per-oil-an yang bisa mencegah TEWL (Transepidermal Water Loss) dari kulit.

Review Neroli & Papua Sandalwood Body Cream:

Sama seperti Overnight Body Serum, Neroli & Papua Sandalwood Body Cream dikemas dalam jar berukuran 200gr. Teksturnya creamy, rich dan berwarna putih. Klaim body cream ini sendiri adalah sebagai body brightening. Hanya saja saya tidak melihat brightening agent di dalam ingredients-nya, pun saya tidak merasakan efek brightening-nya.

Tekstur Bhumi Neroli & Papua Sandalwood Body Cream

Sebagai pemilik kulit badan yang kering, Neroli & Papua Sandalwood Body Cream sangat membantu saya dalam melembabkan kulit. Ketika menggunakan body cream ini, saya sama sekali tidak merasakan kulit gatal dan flaky yang sering dirasakan para pemilik kulit kering, apalagi kalau suhu sedang dingin. Ternyata sejauh ini saya sudah menghabiskan dua jar Neroli & Papua Sandalwood Body Cream. Sempat berhenti dulu karena ingin mencoba body cream lain. Suatu saat nanti kalau saya kangen dengan efek lembab dan wanginya, pasti akan saya repurchase.

Dari kelima produk Bhumi di atas, produk favorit saya adalah HPR Retinol Serum, G-Alpine Hydra Lock Moisturizer dan Neroli & Papua Sandalwood Body Cream. Meskipun HPR Retinol Serum mudah sekali pilling, namun bukan masalah besar karena pada proses pemakaiannya masih bisa diakali.

Teman-teman ada yang sudah coba produk Bhumi belum? Kalau belum, tertarik untuk cobain yang mana?

Tabik,

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s